PROSEDUR PERCOBAAN
1.
Mulai (Start)
Sistem
aktif dan siap bekerja untuk mendeteksi dua parameter utama:
- intensitas cahaya di dalam
garasi, dan
- keberadaan mobil di depan
pintu garasi.
2.
Sensor LDR Mendeteksi Intensitas Cahaya Garasi
Sensor LDR
membaca intensitas cahaya dan mengubahnya menjadi nilai resistansi.
Perubahan
resistansi ini menghasilkan perubahan tegangan (Vi) pada rangkaian pembagi
tegangan.
Tegangan
ini kemudian masuk ke input non-inverting (+) op-amp untuk dibandingkan dengan
tegangan referensi (Vref).
- Jika cahaya terang →
resistansi LDR rendah → Vi kecil
- Jika cahaya gelap → resistansi
LDR tinggi → Vi besar
Op-amp
akan menentukan apakah lampu garasi perlu dinyalakan otomatis atau tidak.
3.
Kondisi Cahaya Garasi
Sistem
memproses hasil pembacaan LDR untuk menentukan kondisi cahaya.
1) Saat
Cahaya < Ambang (Kondisi Gelap)
- Output dari detektor non-inverting menjadi
lebih besar dari Vref (Vi > Vref).
- Transistor NPN masuk kondisi
aktif karena VBE ≥ 0,6 V, sehingga relay menutup (close).
- Relay close → lampu garasi
menyala otomatis.
- Tujuannya agar area garasi
tetap terang ketika kondisi cahaya minim.
2) Saat
Cahaya ≥ Ambang (Kondisi Terang)
- Output op-amp menjadi lebih
kecil dari Vref (Vi < Vref).
- Transistor tidak aktif → relay
open.
- Relay open → lampu garasi
mati.
- Sistem menganggap kondisi
garasi cukup terang dan tidak memerlukan lampu tambahan.
4.
Sensor IR Mendeteksi Keberadaan Mobil
Setelah
pengendalian cahaya, sistem beralih memantau keberadaan mobil di area pintu
garasi.
Sensor IR
mengirimkan sinyal digital HIGH/LOW sesuai objek yang terdeteksi. Output sensor
masuk ke input buffer op-amp (voltage follower) untuk menjaga stabilitas
sinyal.
- Jika ada objek/mobil → sensor
IR output = LOW/HIGH (tergantung jenis modul IR)
- Buffer memperkuat sinyal tanpa
mengubah nilai logikanya
Sinyal
buffer inilah yang dikirim ke transistor sebagai driver relay untuk motor
pintu.
5.
Kondisi Keberadaan Mobil
1) Jika
Mobil Terdeteksi
- Buffer menghasilkan output
HIGH.
- Transistor NPN masuk kondisi
aktif (VBE ≥ 0,6 V).
- Relay close → motor DC
bergerak menarik pintu garasi agar menutup otomatis.
- Sistem menutup pintu untuk
keamanan dan efisiensi.
2) Jika
Tidak Ada Mobil
- Output buffer rendah →
transistor tidak aktif.
- Relay open → motor tidak
bergerak.
- Pintu garasi tetap terbuka dan
tidak melakukan tindakan apa pun.
6.
Selesai (End)
Setelah
cahaya dan mobil terdeteksi, sistem akan terus bekerja secara otomatis dan
berulang (loop monitoring).
Sistem
memastikan bahwa:
- Lampu garasi menyala ketika
gelap
- Pintu garasi menutup ketika
mobil terdeteksi
- Semua fungsi berjalan tanpa
intervensi manual
Sistem
akan kembali memonitor sensor secara kontinu untuk memberikan respons
real-time.
Komentar
Posting Komentar